News Flash

Brain Chiper Memenuhi Janjinya!

Somehow, fishy.

Kelompok peretas Brain Cipher Ransomware telah secara resmi memberikan kunci dekripsi untuk mengakses sistem Pusat Data Nasional Sementara 2 di Surabaya kepada pihak kedua dari Pemerintah Indonesia. Meski tidak menyebutkan siapa pihak kedua tersebut, terdapat logo Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam rilis mereka.

Brain Cipher Ransomware mencantumkan tautan kunci dekripsi untuk membuka akses ke sistem Pusat Data Nasional Sementara 2 Surabaya di laman dark web mereka. Mereka menegaskan akan menunggu pihak kedua untuk mengonfirmasi bahwa kunci tersebut berfungsi dan data telah dipulihkan. Setelah itu, mereka berjanji akan menghapus data secara permanen.

“Kami akan menunggu pihak kedua untuk secara resmi mengonfirmasi bahwa kuncinya berfungsi dan data dipulihkan. Setelah itu, kami akan menghapus data secara permanen,” kata Brain Cipher Ransomware melalui akun X @stealthmore_int.

Mereka menyatakan bahwa kunci dekripsi ini hanya berlaku untuk Pusat Data Nasional Sementara 2 Surabaya dan memberikan panduan penggunaannya. Mereka juga mengancam akan mempublikasikan data yang dicuri jika pihak kedua mengklaim bahwa data telah dipulihkan sendiri atau dengan bantuan pihak ketiga.

Berikut adalah pernyataan terbaru dari Brain Cipher Ransomware:

  1. Kami membuat keputusan ini (memberikan kunci dekripsi secara gratis) secara mandiri tanpa intervensi dari layanan khusus atau lembaga penegak hukum.
  2. Tidak ada ketidakpahaman dalam tim kami. Kami adalah tim yang solid dan semua mendukung keputusan ini.
  3. Ini adalah satu-satunya kali kami memberikan kunci secara gratis. Untuk kasus lain, silakan hubungi kami.
  4. Mengapa kami menyerang pusat data? Karena pusat data adalah industri teknologi tinggi yang memerlukan investasi besar. Dalam kasus ini, serangannya sangat mudah sehingga hanya membutuhkan sedikit waktu untuk mengenkripsi ribuan terabyte data.
  5. Kami menganggap perundingan menemui jalan buntu ketika pihak kedua mengalihkan akses perundingan kepada pihak ketiga.
  6. Kami berterima kasih kepada publik atas kesabarannya.
  7. Anda dapat menarik kesimpulan sendiri dan jangan percaya pada media.

Kesimpulan:

Kami akan menunggu pihak kedua untuk mengonfirmasi bahwa kuncinya berfungsi dan data telah dipulihkan. Jika pihak kedua mengklaim telah memulihkan data sendiri atau dengan bantuan pihak ketiga, kami akan mempublikasikan data tersebut.

Kominfo Berhasil Membuka Kunci PDN yang Diberikan oleh Brain Cipher, Specimen Terenkripsi Terbuka

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Semuel Abrijani Pangerapan, memastikan bahwa pihaknya telah mencoba membuka kunci Pusat Data Nasional (PDN) yang diberikan oleh Brain Cipher. Hasilnya menunjukkan bahwa kunci tersebut dapat membuka data yang terenkripsi.

“Kami juga sudah mencobanya, dan pada spesimen yang kami miliki, kunci tersebut berhasil digunakan untuk membuka data. Namun, karena terdapat banyak kunci, tim teknis kami masih terus bekerja untuk memastikan semuanya,” kata Semuel dalam konferensi pers terkait pengunduran dirinya sebagai Dirjen Aptika di Kantor Kemenkominfo pada Kamis (4/7).

Namun, Semuel tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai data yang berhasil dibuka. Ia menyatakan bahwa informasi lebih lanjut akan disampaikan kemudian. “Saya dilaporkan bahwa kunci tersebut dapat digunakan pada spesimen yang kami uji. Spesimen ini adalah data yang kami ambil dan coba dibuka menggunakan kunci tersebut. Untuk detail lebih lanjut, silakan tanyakan kepada tim teknis nanti,” jelasnya.

Semuel juga tidak memberikan penjelasan spesifik mengenai jenis spesimen yang digunakan Kominfo untuk menguji kunci dari Brain Cipher. Ia juga tidak memastikan apakah data yang berhasil dibuka sudah sepenuhnya bersih dari ransomware.

Brain Cipher telah mengumumkan bahwa mereka memberikan kunci Pusat Data Nasional (PDN) kepada pemerintah secara cuma-cuma. Pengumuman tersebut diposting di situs Brain Cipher yang hanya dapat diakses melalui browser khusus di darknet pada Rabu (3/7).

Dalam unggahan berjudul ‘Now We Will Answer The Most Popular Question’, Brain Cipher menyatakan bahwa mereka telah menepati janji mereka. Pada Selasa (2/7), Brain Cipher memang mengumumkan bahwa mereka akan memberikan kunci PDN pada hari ini (Rabu 3/7).

Boogeng

Menyukai René Descartes dan Caca Handika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button