AMD Tahan RDNA 3.5 di Laptop Hingga 2029: Apa Artinya Buat Dompet & Performa Kamu?

Oke, para tech enthusiast dan gamer! Ada kabar mengejutkan yang beredar soal dapur pacu grafis laptop AMD. Ternyata, arsitektur RDNA 3.5 yang kita kenal ini diprediksi akan setia menemani mayoritas laptop AMD hingga 2029. Serius? Yuk, kita bedah bareng apa artinya ini buat kita.

  • AMD berencana menggunakan arsitektur iGPU RDNA 3.5 untuk sebagian besar laptop hingga 2029.
  • Arsitektur RDNA 5 kabarnya hanya akan hadir untuk lini ‘premium’ atau Halo Series.
  • Segmen mainstream dan menengah kemungkinan besar tetap mengandalkan RDNA 3.5, dengan fokus peningkatan di CPU Zen.
  • Potensi peningkatan performa iGPU bisa datang dari penambahan compute unit, bukan arsitektur baru.
  • AMD juga dilaporkan melompati RDNA 4 untuk lini mobile, membuat segmen entry-mid absen dua generasi arsitektur.

Strategi ‘Bertahan’ RDNA 3.5: Apa yang Kita Dapatkan (dan Mungkin Tidak)?

Dengar-dengar AMD akan terus pakai RDNA 3.5 buat laptop Ryzen AI 300 dan 400 series sampai 2029. Ini artinya, buat kamu yang lagi incar laptop ‘biasa’ – bukan yang speknya dewa – kemungkinan besar iGPU-nya bakal gitu-gitu aja dari segi arsitektur. Bayangin aja, kita ‘nggak naik kelas’ arsitektur grafis selama bertahun-tahun!

Yang bikin menarik, AMD sepertinya lagi fokus buat ‘naikin kelas’ iGPU itu buat segmen paling atas aja, yang disebut ‘Halo Series’ dengan arsitektur RDNA 5. Sementara buat kita-kita yang pakai laptop buat kerja, kuliah, atau sesekali nge-game santai, peningkatannya lebih banyak bakal datang dari otak utamanya: CPU Zen yang makin kenceng.

Bisakah RDNA 3.5 Tetap ‘Ngangenin’ di Masa Depan?

Nah, ini dia bagian yang bikin penasaran. Meski arsitekturnya sama, bukan berarti performa iGPU AMD bakal mandek total. Ada skenario menarik nih. AMD bisa aja nambahin jumlah ‘unit kerja’ grafisnya, alias compute unit. Semakin banyak compute unit, semakin banyak ‘otot’ buat ngolah grafis, meskipun ‘otaknya’ masih sama. Alternatif lain yang lebih tipis kemungkinannya adalah pakai teknologi proses manufaktur yang lebih canggih, yang bisa bikin transistor makin rapat dan efisien.

Melompati RDNA 4: Lonjakan yang Terasa?

Yang paling ‘mengagetkan’ dari rumor ini adalah keputusan AMD yang katanya juga bakal melompati arsitektur RDNA 4 untuk lini mobile. RDNA 4 kabarnya hanya bakal nongol di kartu grafis desktop. Jadi, kalau rumor ini terbukti, laptop segmen entry-mid bakal ‘lompat’ dari RDNA 3.5 langsung ke RDNA 5 (atau mungkin lebih) di masa depan, tapi itu pun kalau mereka masuk ke lini premium. Ini artinya, kita bisa absen dua generasi arsitektur iGPU sampai 2029!

Intinya, strategi ini bisa jadi pisau bermata dua. Di satu sisi, ini bisa berarti laptop mainstream AMD tetap terjangkau dengan performa yang stabil dan efisien berkat CPU yang terus berkembang. Di sisi lain, buat para *power user* atau gamer yang selalu haus performa grafis terbaru di laptop non-premium, mungkin ini jadi pertimbangan serius. Gimana menurutmu, guys? Apakah strategi AMD ini cerdas atau justru bikin kita ketinggalan?

AMD Tahan RDNA 3.5 di Laptop Hingga 2029: Apa Artinya Buat Dompet & Performa Kamu? - image 1

Tinggalkan komentar

ID | EN
Repiw